Perubahan Ekosistem

perkembangan ekosistem

perkembangan ekosistem

Artikel Pengertian Perubahan Ekosistem – Berikut beberapa perubahan ekosistem, Pengertian ekosistem adalah hubungan saling mempengaruhi antara makhluk hidup dengan lingkungannya membentuk suatu sistem. Di dalam ekosistem terdapat dua aspek penting yaitu aliran energi dan juga daur mineral. Energi dan mineral berasal dari abiotik dan akan kembali lagi ke lingkungan abiotik. Sehingga konsep ekosistem menyangkut semua hubungan dalam komunitas dan di samping itu juga semua hubungan antara komunitas dan lingkungan abiotiknya.

Komponen – komponen yang ada dalam ekosistem adalah abiotik dan biotik. Abiotik adalah komponen tidak hidup dalam lingkungan, yang termasuk dalam komponen abiotik adalah air, cahaya, batu, gas, garam, cahaya matahari dan iklim. Sedangkan biotik adalah komponen yang hidup dalam suatu lingkuangan sebagai contoh manusia, hewan, dan tumbuhan.

Antara biotik dan abiotik tersebut terjadi interaksi yang menyebabkan keduanya menjadi hubungan ketergantungan. Ketergantungan antar komponen biotik dapat terjadi melalui rantai makanan, jaring – jaring makanan dan siklus materi. Interaksi itu senantiasa terkendali menurut suatu dinamika yang stabil, untuk mencapai suatu optimum mengikuti perubahan yang dapat ditimbulkan terhadapnya dalam ukuran – ukuran batas keterbatasannya.

Perubahan ekosistem dapat mempengaruhi keseimbangannya. Perubahan ekosistem dapat terjadi secara alami serta dapat pula karena aktivitas dan tindakan manusia. Perubahan ekosistem secara alami dapat terjadi karena adanya gangguan alam. Misalnya gunung meletus, kebakaran hutan, dan perubahan musim. Bencana alam  dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

Perubahan ekosistem dapat terjadi karena tindakan manusia. Manusia merupakan salah satu komponen biotik dalam suatu ekosistem. Manusia mempunyai peranan dan tanggung jawab terhadap pengelolaan ekosistem. Akan tetapi, manusia juga dapat merusak ekosistem.

Perubahan Ekosistem yang terjadi untuk menjaga keseimbangan dalam ekosistem dapat terjadi melalui aliran energi, daur materi, suksesi dan dinamika populasi.