Klasifikasi Nangka

Tuesday, July 14th, 2015 - Biologi
Klasifikasi tumbuhan nangka

Klasifikasi tumbuhan nangka

Klasifikasi Nangka – adalah jenis tumbuhan yang hidup didunia. Nangka memiliki nama ilmiah artocarpus heterophyllus, buah nangka bisa dijadikan sebagai sayuran namun bisa juga dijadikan sebagai buah. Buah nangka sangat nikmat karena rasanya manis. Buah nagka sering dikenal dengan jackfruit.

Nangka merupakan jenis tumbuhan berumah satu atau yang sering disebut dengan monoecious. Tumbuhan nangka memiliki bunga yang tumbuh di ketiak daun. Bunga jantan buah nangka memiliki bentuk berupa gelendong, buah nagka sering disebut dengan sebutan babal. Babal seringkali digunakan oleh masyarakat untuk membuat rujak karena rasanya yang sedikit sepet. Babal juga bisa dijadikan sebagai obat untuk diare.

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Super Divisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Urticales
Famili: Moraceae
Genus: Artocarpus

Spesies: Artocarpus heterophyllus Lam

Ciri umum Nangka (Artocarpus heterophyllus)
Artocarpus heterophyllus atau Nangka merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari india dan menyebar ke daerah tropis termasuk Indonesia.

Akar Nangka

Artocarpus heterophyllus atau Nangka mempunyai akar tunggang.

Batang Nangka

Berdasarkan kajian biologi (morfologi) percabangan batang simpodial dengan warna hijau kotor. Tingginya bisa mencapai 20-30 m dengan diameter batang mencapai 80 cm.

Daun Nangka

Daun berbentuk jorong, Duduk daun tersebar dengan daun-daun penumpu yang lebar yang kadang-kadang memeluk batang. Pertulangan daun menyirip hingga menempel pada tepi daun (Craspedodromous).

Bunga Nangka

Bunga berkelamin tunggal tersusun dalam bentuk bunga majemuk berbatas, yang berbentuk bongkol.

Buah Nangka

Buah semu majemuk dengan bentuk bulat lonjong berwarna hijau kekuningan.

Biji Nangka

Biji berbentuk bulat telur, berkulit tipis, dan berwarna putih.

Habitat Nangka

Pohon nangka cocok tumbuh di daerah yang memilki curah hujan tahunan ratarata 1.500-2.500 mm dan musim keringnya tidak terlalu keras. Nangka dapat tumbuh di daerah kering yaitu di daerah-daerah yang mempunyai bulan-bulan kering lebih dari 4 bulan . Rata-rata suhu udara minimum 16-21 derajat C dan suhu udara maksimum 31-31,5 derajat C.

Faktor pertumbuhan Nangka

Angin berperan dalam membantu penyerbukan bunga pada tanaman nangka. Sinar matahari sangat diperlukan nangka untuk fotosintesis dan pertumbuhan, karena pohon ini termasuk intoleran. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan terganggunya pembentukan bunga dan buah serta pertumbuhannya. Kelembaban udara yang tinggi diperlukan untuk mengurangi penguapan.

Manfaat Nangka

Daging buah nangka muda (tewel) dimanfaatkan sebagai makanan sayuran.
Tepung biji nangka digunakan sebagai bahan baku industri makanan (bahan makan campuran).
Daun muda dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Kayu nangka dianggap lebih unggul daripada jati untuk pembuatan meubel, konstruksi bangunan pembubutan, tiang kapal, untuk tiang kuda dan kandang sapi (di Priangan), dayung, perkakas, dan alat musik.
Pohon nangka dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Klasifikasi Nangka

Klasifikasi Nangka | myusername | 4.5